Beranda > Informasi > >Keuntungan Seorang Penulis

>Keuntungan Seorang Penulis

>MENULIS DAN MENUSISLAH… AGAR ORANG TAU BAHWA ENGAKU PERNAH HIDUP

Menulis dan membaca adalah ibarat gambar dan angka pada sebuah keping uang logam , mereka tidak dapat dipisahkan. Kesatuan yang utuh dari paduan keduanya harus seimbang dengan takaran dan konsentrasi yang harus cenderung menaik ukurannya.Orang yang suka menulis biasanya memiliki kecendrungan suka membaca. Riset dengan jelas menunjukkan bahwa kita belajar menulis lewat membaca.

Siapa yang tak kenal Kang Onno W Purbo dengan salah satu karyanya yang sangat monumental RT/RW-Net . Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya filosofi copyleft, banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di internet.Dalam tulisan ini akan di coba dibahas berbagai keuntungan dan tip untuk menjadi seorang penulis, oleh Kang Onno yang di muat di Internet Sehat .

Keuntungan Seorang Penulis , menurut Kang Onno.

Berbeda dengan seorang profesional yang bekerja di perusahaan, terutama di perusahaan besar. Seorang penulis biasanya:

* Bisa bebas bekerja di mana saja, di rumah, di cafe, di taman, di restoran, di pantai. Bahkan pada saat tulisan ini ditulis, saya sedang di sebuah rumah kecil di kawasan Darmaga Bogor sambil menikmati udara dan alam yang sejuk.

* Penulis bisa juga menjadi side job / pekerjaan sampingan, tanpa perlu pemberi kerja yang utama khawatir. Malah bukan mustahil menjadikan karir Anda di pekerjaan utama naik karena keahlian menulis tersebut.

* Penulis juga tidak memiliki waktu pensiun

* Modal usaha seorang penulis sangat kecil sekali dibandingkan usaha lain. Biasanya kalau mau agak enak kita membutuhkan sebuah laptop, USB harddisk, modem 3G. Rasanya itu yang minimal sekali kita butuhkan. Investasi sekitar Rp. 4-5 juta sudah menutupi kebutuhan yang ada. Tentunya bagi pemula dapat saja menggunakan fasilitas pinjaman seperti di warnet dan lain-lain.

* Biaya operasional seorang penulis juga relatif murah sekali. Yang langsung berkaitan adalah biaya akses Internet unlimited, biasanya sekitar Rp. 100-200.000 / bulan unlimited.

* Penghasilan dari penulis pemula lumayanlah sebagai penghasilan sampingan. Bayangkan kalau satu artikel dikoran / majalah dihargai Rp. 150-250.000,- / artikel. Padahal waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 2 jam-an / artikel.

* Bagi mereka yang sudah mencapai tahapan yang lebih tinggi lagi dengan menulis buku. Biasanya penghasilan dari sebuah buku sekitar Rp. 5-7 juta / buku.

* Penulis yang sudah sering sekali menulis, bukan mustahil akan sering di undang memberikan ceramah / seminar / workshop untuk memperoleh keterangan lebih lanjut tentang apa yang ditulisnya. Honor memberikan ceramah / seminar / workshop ini lumayan lah.

* Penulis seringkali disetarakan dengan seorang ahli / pakar, apalagi jika telah menelurkan banyak sekali buku. Biasanya, semakin banyak seseorang menulis, maka semakin tinggi nilai intelektual seseorang tersebut di mata pembacanya. Tentunya semakin tinggi posisi kita biasanya badai akan semakin besar, hidup akan lebih mudah jika kita dapat membuka mata dan kuping lebar-lebar untuk memperoleh masukan tentang tulisan / ilmu yang kita tulis.

Salah satu kesulitan utama barangkali dari status penulis adalah kurang keren / kurang “cool” sering dilihat sebagai sebuah pekerjaan pengangguran karena sering terlihat di rumah saja. Tidak pernah pergi ke kantor. Tidak punya gelar / jabatan yang keren. Agak sulit untuk meyakinkan orang tua, atau sebagian besar calon mertua, bahwa pekerjaan penulis ini cukup menjanjikan penghasilan untuk keluarga.

Penulis mungkin akan sangat berbeda dengan pekerjaan yang umum. Penulis hampir tidak pernah mengerjakan pekerjaan administratif, klerikal atau event organizer. Biasanya pekerjaan administratif perlu dibantu / dikerjakan oleh orang lain.

Pertanyaan yang paling konyol yang sering saya terima di berbagai kesempatan / pertemuan dengan orang adalah “Anda dari mana?” (maksudnya kantor / perusahaan mana?). Penanya akan langsung tertegun kalau saya jawab “Saya dari rumah”. Padahal memang demikian adanya.

Mari mencoba untuk menulis

http://aminhers.com/2010/12/28/keuntungan-seorang-penulis/

Kategori:Informasi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: